Ilmu Campuran Seputar Blog, Pendidikan & Sastra

Sabtu, 16 Juli 2016

Rela Merapuh

Rela Merapuh

Rela  kumerapuh dalam penantian
yang entah kapan akan terlunaskan
Ketika kau hendak pergi meninggalkan
Betapa hati ini retak
Serupa puing-puing yang terserak

Kau pernah singgah
Menitip kenang dan asa
Juga menorehkan luka

Kemarilah, Tuan
Biar kubisikkan kata cinta
yang tak akan pernah karam ditelan masa

Sungguh
Betapa ingin kujelajah alam ini bersamamu
Menuntaskan rindu yang kian kelabu
Merajut cinta pada malam-malam syahdu

Ini tentangmu
yang kerap kali kau buatku tergugu
Mengadu padu pada sajak yang bisu

Jika kau memilih pergi, Tuan
Maka aku meluruh
Serupa daun kering yang gugur dari ranting
Atau pendar lilin yang mati oleh angin

Rasakan kesetiaanku yang dahsyat
Berapapun lama kau buatku menunggu
Selama itu pula tak pernah aku mengeluh

Kemarilah, Tuan
Genapi mimpiku dengan hadirmu
 

Malang, 28 Mei 2016
Baca juga: Hujan Kenangan






















5 komentar:

  1. bagus kata katanya :)
    kesetiaan dan penantian dua sejoli yang tak pernah terpisahkan

    BalasHapus
  2. Bagus kata-katanya indah :)

    BalasHapus
  3. keren bnget deh artikelnya thx

    BalasHapus
  4. pinter juga ya bikin ginian hahaa kereen

    BalasHapus
  5. wiiiiii keren saya suka saya suka. apalagi blognya juga rapih

    BalasHapus